Sabtu, 11 Desember 2010

100 TOKOH INDONESIA BERPENGARUH



Menyusun 100 tokoh Indonesia berpengaruh merupakan sebuah keasyikan tersendiri. Ternyata, tidaklah mudah memilih dan mengurutkan 100 tokoh yang berpengaruh terhadap negeri ini. Terlebih lagi ketika harus membandingkan pengaruh tokoh-tokoh yang berbeda bidang, semisal membandingkan pengaruh Sutan Takdir Alisjahbana yang bergelut di ranah bahasa dan sastra, dengan Tan Malaka yang konsern di bidang politik dan pergerakan. Membandingkan pengaruh mereka berdua terhadap republik ini cukup menyulitkan, disatu sisi STA sangat berpengaruh dalam membangun fondasi dasar bahasa Indonesia, disisi lain Tan berpengaruh terhadap pencapaian kemerdekaan Indonesia 100%. Dalam daftar ini, kami menempatkan pengaruh STA lebih besar dibanding Tan.

Tak hanya yang berbeda bidang, yang sebidang-pun banyak kebimbangan dalam mengurutkannya. Misalkan, mana yang lebih besar pengaruh Hasyim Asyari, Ahmad Dahlan, atau Mohammad Natsir ? Mereka bertiga sama-sama pembaharu Islam melalui organisasi ciptaannya. Hasyim mendirikan Nahdlatul Ulama, Ahmad Dahlan membuat Muhammadiyah, dan Natsir membangun organisasi Dewan Dakwah Islam Indonesia serta partai Islam Masyumi. Mengurutkan ketiganya, mengharuskan kami berkutat dengan banyak sumber dan referensi. Dan dalam daftar ini, kami memilih pengaruh Natsir lebih besar ketimbang dua lainnya. Hal ini dikarenakan reputasi Natsir yang telah mendunia, serta pengaruhnya sebagai simbol Islam politik yang masih terasa hingga saat ini.

Urutan yang kami sajikan ini mungkin sangat debatable. Tapi kami coba untuk menampilkan seobyektif mungkin, dengan mempertimbangkan pengaruh pikiran, gerakan, dan karya-karya yang mereka hasilkan. Dalam daftar ini juga muncul beberapa tokoh yang dianggap kontroversi oleh sebagian kalangan, seperti Soeharto (yang berada diposisi 13), Amir Sjarifoeddin (24), dan D.N Aidit (47). Pertimbangan untuk memasukan mereka ke dalam daftar ini dikarenakan pengaruh besar mereka dan impaknya terhadap pembangunan keindonesiaan kita.

Berasumsikan bahwa semangat keindonesiaan bermula pada tahun 1908 sejak lahirnya Perhimpunan Indonesia di Belanda, maka daftar tokoh-tokoh di bawah ini menampilkan pribadi-pribadi yang berpengaruh sejak tahun itu hingga sekarang. Dalam daftar ini founding fathers kita, Soekarno, Hatta, dan Sutan Sjahrir menempati urutan teratas. Sutan Takdir Alisjahbana, sang penyempurna bahasa berada di urutan berikutnya. Disusul Tan Malaka, bapak revolusi Indonesia, yang berada diurutan kelima.

Berikut 100 Tokoh Indonesia Berpengaruh :

Sutan Takdir Alisyahbana

1.
Soekarno, presiden pertama
2. Mohammad Hatta, wakil presiden pertama
3. Sutan Sjahrir, perdana menteri pertama
4. Sutan Takdir Alisjahbana, bapak sastra Indonesia modern
5. Tan Malaka, bapak Republik Indonesia
6. Muhammad Natsir, perdana menteri kelima
7. Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah
8. Ki Hajar Dewantara, pendiri Taman Siswa
9. Hamka, politisi, ulama, dan sastrawan terkemuka
10. Chairil Anwar, penyair terkemuka
11. Muhammad Yamin, pencetus Sumpah Pemuda

B. J. Habibie

12. Soedirman, panglima tentara pertama
13. Soeharto, presiden keempat
14. Hasyim Asyari, pendiri Nahdlatul Ulama
15. B.J Habibie, presiden kelima
16. Agus Salim, diplomat terkemuka
17. Pramoedya Ananta Toer, penulis Tetralogi Pulau Buru
18. Soemitro Djojohadikusumo, begawan ekonomi
19. Liem Sioe Liong, pemilik Salim Grup
20. Amien Rais, bapak reformasi
21. Usmar Ismail, bapak perfilman
22. Yap Thiam Hien, advokat terkemuka
23. Nurcholish Madjid, pemikir Islam terkemuka
24. Amir Sjarifoeddin, perdana menteri kedua

Usmar Ismail

25. Rudi Hartono, peraih juara All England terbanyak
26. Abdul Haris Nasution, penggagas dwi fungsi ABRI
27. Oei Tiong Ham, konglomerat terkaya di Asia-Pasifik
28. Ismail Marzuki, komposer lagu perjuangan
29. H.B Jassin, paus sastra Indonesia
30. W.R Supratman, pencipta lagu Indonesia Raya
31. Tony Koeswojo, pendiri grup musik Koes Plus
32. Marah Roesli, penulis novel Sitti Nurbaya
33. Sjafruddin Prawiranegara, pemimpin PDRI
34. Abdul Muis, politisi Sarekat Islam dan penulis novel Salah Asuhan
35. Amir Hamzah, sastrawan terkemuka
36. Iwan Fals, penyanyi paling kritis
37. Asrul Sani, penyair dan sutradara terkemuka
38.
Assaat, presiden RI semasa RIS

Tony Koeswojo

39. Ciputra, pengusaha properti paling sukses
40. Cipto Mangunkusumo, dokter dan politisi terkemuka
41. Djamaluddin Adinegoro, wartawan terkemuka
42.
Arizal, sutradara film komedi paling sukses
43. Soekarno M. Noer, aktor paling sukses
44. Christine Hakim, aktris paling sukses
45. William Soerjadjaja, pengusaha otomotif paling sukses
46. Tjokroaminoto, pendiri Sarekat Islam
47. D.N Aidit, tokoh komunis terkemuka
48. Affandi, pelukis terkemuka
49. Nur Sutan Iskandar, sastrawan paling produktif
50. Adam Malik, wakil presiden ketiga
51. Idrus, penulis cerpen Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma

Christine Hakim

52. Widjojo Nitisastro, peletak dasar ekonomi Orde Baru
53. Rosihan Anwar, wartawan terkemuka
54. Ernest Douwes Dekker, politisi keturunan Belanda paling kritis
55. B.M Diah, wartawan dan sastrawan terkemuka
56. Teguh Karya, sutradara terkemuka
57.
R.M Tirtoadisuryo, pendiri Medan Priyayi, koran bahasa Indonesia pertama
58. Dedy Mizwar, aktor terkemuka
59. Goenawan Mohammad, pendiri majalah Tempo dan sanggar budaya Utan Kayu
60. Dewi Sartika, tokoh emansipasi wanita
61. Mochtar Lubis, pendiri majalah sastra Horizon
62. Rohana Kudus, wartawan wanita pertama, pendiri koran Sunting Melayu
63. Benyamin Sueb, aktor serba bisa

Goenawan Mohammad

64. Susi Susanti, pebulutangkis wanita paling banyak meraih juara
65. R.A Kartini, tokoh emansipasi wanita
66. P.K Ojong, pendiri koran Kompas
67. Soetomo, pendiri Budi Utomo
68. Jusuf Kalla, wakil presiden kesembilan
69. Taufik Ismail, penyair terkemuka
70. Sjumandjaja, sutradara terkemuka
71. Susilo Bambang Yudhoyono, presiden kedelapan
72. W.S Rendra, penulis kumpulan sajak Burung-burung Manyar
73. Ali Sastroamidjojo, perdana menteri ketujuh
74. Abdurrahman Wahid, presiden keenam
75. Rano Karno, aktor cilik dan remaja paling sukses
76. Surya Paloh, pendiri Metro TV dan koran Media Indonesia
77. Megawati Soekarnoputri, presiden ketujuh

Benyamin Sueb

78. Quraish Shihab, ahli tafsir Al Quran terkemuka
79. Sandiah Suryono, pencipta lagu anak-anak paling produktif
80. Eka Tjipta Widjaja, pemilik Sinar Mas Grup
81.
Ali Alatas, menteri luar negeri terkemuka
82. Djoeanda Kartawidjaja, perdana menteri kesembilan
83. Sultan Hamengkubuwono IX, wakil presiden kedua
84. Mochtar Riady, pemilik Lippo Grup
85. Ahmad Syafii Maarif, pemimpin Muhammadiyah
86. Abdoel Rivai, orang Indonesia pertama penerbit koran berbahasa Belanda
87. Armijn Pane, sastrawan terkemuka
88. Soedjojono, pelukis terkemuka
89. Roestam Effendi, satu-satunya orang Indonesia anggota parlemen Belanda

Quraish Shihab

90. Elyas Pical, juara dunia tinju
91. Garin Nugroho, sutradara terkemuka
92. Ali Akbar Navis, penulis novel Robohnya Surau Kami
93. Cornel Simanjuntak, komposer terkemuka
94. Chrisye, penyanyi pop terkemuka
95. Zainuddin M.Z, ulama sejuta umat
96. Rhoma Irama, raja dangdut
97. Frederich Silaban, arsitek terkemuka
98. Y.B Mangunwijaya, budayawan terkemuka
99. Bimbim Slank, pendiri grup musik Slank
100. Teguh Srimulat, pendiri grup lawak Srimulat 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar